Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Efek Samping Jadi Deadliner. Hindari Yuk!

Seberapa sering teman-teman menunda menyelesaikan pekerjaan hingga akhirnya tertumpuk dan dikerjakan mepet akhir batas waktu? Secara umum, hal semacam itu memang sudah jadi kebiasaan para deadliner. Apakah kamu salah satunya?

Kalau kamu sudah cukup terbiasa menjadi deadliner, sepertinya kamu perlu merngubah kebiasaan tersebut. Sebab, meski menjadi deadliner memiliki sensasi tersendiri, tetapi di lain sisi juga memiliki efek samping atau dampak buruk.

Sebelumnya, teman-teman sudah tahu belum apa itu deadliner? Berdasarkan penggambaran di atas, kita sudah bisa menarik kesimpulan bahwa deadliner adalah kebiasaan seseorang yang sering menunda menyelesaikan pekerjaan hingga tenggat waktu penyelesaian tugas sudah sangat dekat. 

Deadliner person atau orang yang tergolong deadliner bisa dari profesi apa saja, dari mulai anak sekolah, mahasiswa, kaum pekerja, bahkan ibu rumah tangga juga bisa jadi deadliner.

efek samping jadi deadliner

Nah, seperti yang sudah sedikit disinggung di atas, menjadi deadliner itu memiliki efek samping atau dampak buruk. Baik itu untuk kesehatan fisik, maupun mental. Tidak jarang, para deadliner ini jadi akrab dengan obat flu dan sakit kepala karena pola hidup yang tidak sehat.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini efek samping atau dampak buruk menjadi deadliner.

Efek Samping Menjadi Deadliner, Yuk Hindari!

Meskipun katanya menjadi deadliner itu punya sensasi tersendiri karena memacu adrenalin, nyatanya menjadi deadliner punya efek samping bagi tubuh. Berikut ini efek samping menjadi deadliner:

1. Meningkatkan stres

Karena pekerjaan bertumpuk sementara tenggat waktu sudah di depan mata, akhirnya bisa memicu meningkatnya rasa cemas dan stres. Tingginya tingkat kecemasan dan stres tentu dapat berdampak buruk bagi kesehatan tubuh, entah itu dari segi fisik maupun mental.

2. Menurunkan kualitas pekerjaan

Karena tenggat waktu sudah di depan mata, sering kali para deadliner mengerjakan tugas dengan terburu-buru. Kalau sudah begitu, tentu tidak ada waktu lagi untuk memperhatikan pekerjaan dengan lebih detail. Akibatnya, pekerjaan yang dihasilkan bisa kurang memuaskan atau dengan kata lain kualitas pekerjaan jadi menurun.

3. Tekanan waktu yang tinggi

Mengerjakan tugas mendekati tenggat waktu tentu akan membuat orang tersebut merasa dikejar-kejar waktu. Pikiran pun jadi tidak keruan. Di satu sisi memikirkan pekerjaan, di sisi lain ada rasa cemas karena waktu yang terus berjalan. Jika sudah begitu, tentu akan berdampak pada kesehatan fisik maupun mental.

4. Keterbatasan kreativitas

Sebagaimana yang dibahas pada poin kedua, seorang deadliner akan keseringan mengerjakan tugas dengan terburu-buru. Dampaknya, orang tersebut jadi tidak bisa mengeksplore pekerjaan dengan lebih baik dan teliti. Tidak ada waktu untuk memantik ide kreatif dalam menyelesaikan tugas, yang terjadi adalah bagaimana agar tugas tersebut bisa selesai sebelum akhirnya tenggat waktu benar-benar habis atau selesai.

5. Mempengaruhi kesehatan fisik dan mental

Efek samping yang juga tidak kalah berbahayanya bagi para deadliners adalah dampak terhadap kesehatan fisik dan mental. Deadliner biasanya akan berusaha menyelesaikan tugas tanpa memedulikan lagi perihal pola makan dan pola tidur yang sehat.

Padahal, sebagaimana yang kita tahu pola makan dan pola tidur yang tidak teratur dapat berpengaruh pada kesehatan fisik dan mental. Kurang tidur dapat membuat seseorang jadi mudah terserang sakit kepala. Itulah mengapa seorang deadliner juga biasanya sangat akrab dengan obat flu dan sakit kepala

Rasa cemas karena pekerjaan yang dikejar waktu juga akan memicu meningkatnya stres. Kalau sudah begitu, akan berpengaruh juga pada kesehatan mental.

Demikianlah artikel terkait deadliner dan efek samping menjadi deadliner yang sebaiknya memang perlu dihindari. Agar terbebas dari kebiasaan deadliner, mari mulai menerapkan skala prioritas agar saat mengerjakan tugas, bisa lebih rileks dan kreatif.

Semoga artikel ini bermanfaat, ya!

Han
Han Lebih suka dipanggil Han ketimbang Lohan. Menikmati sebagai penuntut ilmu sejati. Blogger cupu yang punya mimpi seperti bos kapanlagi

Post a Comment for "Efek Samping Jadi Deadliner. Hindari Yuk!"