Our Blues menjadi drama yang saya tunggu karena ada Min Ah dan sang pacar. Saya pikir, mereka berdua akan menjadi love birds dan jadi tokoh sentral dalam drama tersebut.

Awal-awal nontonin episode pertama, saya sempat malas dan enggan melanjutkan karena tahu Min Ah tidak berpasangan dengan mas pacar hehe, childish banget ya. Apalagi ketika cerita dibuka dengan tokoh Eun Hui yang belum pernah saya jumpai di film mana pun sebelumnya. 

Namun mengikuti alur cerita pertama tentang uang dan persahabatan membuat saya bertahan. Our Blues ternyata tidak hanya menceritakan tokoh sentral, tapi semua berperan penting dalam membangun cerita yang utuh yang menyenangkan untuk diikuti.

Bagian mana yang menurut saya paling emosional? Yuk kita bahas saja di sini.

Drama Our Blues dan Kisah-Kisah Inspiratif di Dalamnya

Kisah pertama tentang persahabatan, cinta pertama sekaligus apa yang bisa merusaknya. Tentu kita sering mendengar, jangan sampai persahabatan rusak karena uang, apalagi utang piutang. Drama Our Blues seperti menampar saya melalui kisah Eun Hui dan cinta pertamanya, Han Su.

“Neither one of us deserve to say we’re his friend. He came to see us thinking we’re friends. But even now, we’re still talking about him behind his back!” – Eun Hui 

Ya, benarkah teman adalah mereka yang membicarakan temannya yang lain sementara ia datang karena butuh bantuan?

Uang dan Persahabatan

Awalnya saya agak kesal dengan Han Su karena ia tak jujur sejak awal. Namun melihat kondisinya yang seperti itu, mungkin saya juga tidak akan tega merusak hari-hari Eun Hui dengan membicarakan uang. Kondisi yang mendesak Han Su saat itu sungguh sangat bisa saya mengerti.

slice of life our blues

Keputusasaannya, pengorbanan yang begitu besar untuk masa depan anaknya, hingga ia terpaksa berbohong pada Eun Hui, memang sangat menyakitkan. Sama menyakitkannya dengan perkataan Eun Hui di akhir setelah mengetahui tujuan Han Su mengajak Eun Hui liburan di Mokpo. 

Sementara temannya yang lain membicarakannya di belakang. Sepakat agar jangan sampai Eun Hui terjebak memberikan uang ratusan juta won-nya itu untuk Han Su. Namun tahu dibohongi begitu saya pikir persahabatan mereka akan selesai sampai di situ saja. Memberikan pelajaran pada para penghutang yang tidak pernah membayar untuk segera menyelesaikannya dan menyerah pada impian karena realita.

Namun siapa sangka ternyata hati Eun Hui seperti malaikat. Ia bahkan mengirimi uang untuk Han Su setelah sakit hati seperti itu. Ia masih menganggap Han Su sebagai sahabatnya. Ia bahkan meminta maaf karena ketika teman lama datang padanya meminta bantuan, teman-teman Eun Hui malah membicarakannya di belakang. Duh, friendship goals banget. 

Perkara uang dan persahabatan memang selalu dekat dengan keseharian kita. Our Blues membuka cerita orang-orang yang tinggal di Jeju dengan sangat apik melalui kisah Han Su dan Eun Hui ini. Tapi tunggu, ternyata ada kisah yang tidak kalah mendalam juga lho!

Cinta Masa Muda

Siapa sih yang tidak pernah jatuh cinta saat remaja? Saat-saat dimana sekolah menjadi rumah kedua. Cinta masa muda yang dibahas dalam drama Our Blues adalah cinta yang menurut saya sangat berani namun penuh pelajaran yang berharga.


Yeong Ju dan Jung Hyeon, adalah pasangan yang tidak direstui oleh kedua orangtua mereka. Kedua ayah mereka bahkan bermusuhan meski rumahnya berdampingan. Meskipun begitu, Yeong Ju dan Hyeon tetap menjalin hubungan di belakang kedua Ayah mereka. Ayah tunggal yang masing-masing telah ditinggalkan oleh istrinya.

Keduanya adalah siswa yang rajin dan berprestasi di sekolah. Keduanya selalu menempati ranking teratas. Menjadi kebanggaan bagi kedua Ayah mereka.

Sampai akhirnya mereka harus menghadapi realita kehidupan hamil di luar nikah. Bahkan ketika keduanya masih sekolah. Meskipun awalnya ingin menggugurkan kehamilan, namun keduanya pada akhirnya meninggalkan pesan moral yang mendalam. Yakni akan terus mempertahankan kehamilan dan melahirkan anak mereka ke dunia.

Bertekad untuk menjadi orangtua yang baik dan bertanggungjawab, awalnya memang mendapatkan pertentangan dari Ayah mereka masing-masing. Namun, cinta dan pengorbanan keduanya membuat segalanya menjadi lebih baik. Para ayah akhirnya mau menerima kenyataan bahwa akhirnya mereka jadi besan, bersama-sama membesarkan sang anak, bertanggungjawab atas segala yang telah terjadi.

Kisah ini sekaligus memberikan kesadaran untuk anak-anak remaja di luar sana agar berpikir ulang ketika melakukan sesuatu. Berpikir seribu kali jika perlu, sebelum masa depan mereka hilang atau tertunda jika kondisi memungkinkan. Kisah ini semoga juga mampu menyadarkan mereka yang hamil di luar nikah agar mengambil tanggungjawab dan risiko atas perbuatan yang telah diperbuat.

Karena kehamilan menyangkut nyawa makhluk lainnya. Jangan sampai kita menjadi pembunuh bukan?

Salut sih dengan pasangan Yeong Ju dan Jung Hyeon!

Perempuan dan Depresi

Perempuan dan topik depresi selalu menjadi perbincangan yang seolah tiada habisnya. Salah satunya karena masalah yang begitu kompleks di dalamnya. Saling terkait, dan akan panjang jika ditarik benang merah sebab dari depresi itu sendiri. Mulai dari lingkungan keluarga kecil, keluarga besar, tempat kerja, didikan di masa lalu, hingga pasangan kita saat ini. Semuanya punya peran penting.

Min Ah yang berperan sebagai Seona mengalami depresi akut karena pernah kehilangan seseorang yang dicintai dalam hidupnya. Siapa itu? Nonton sendiri ya.

depresi dan drama our blues

Meskipun sudah berobat ke psikolog dan dokter jiwa, meminum obatnya, namun depresi yang dialami Seona tak kunjung sembuh. Bila kambuh, ia akan merasa semua di sekitarnya gelap gulita, ia tak akan bisa melakukan apapun kecuali tidur. Padahal, ada anak yang perlu didampinginya, Yeol.

Yang bikin gemes adalah suami Seona ini bukannya menemani istrinya, menyemangati atau yaa setidaknya menemani Seona ketika masa-masa gelap itu, ia malah menuduh Seona tidak mau sembuh lah, tidak mau moveon lah.

Padahal, orang depresi seperti ini hanya butuh support dari orang terdekat. Kita tidak bisa hanya menyuruhnya untuk pergi berobat, ya suaminya dong yang semestinya menemani Seona berobat. Mengantarnya sampai terapi selesai. Menemani ketika Seona ada di masa-masa sulit yang gelap. Bukannya mengkritik Seona yang tidak kunjung sembuh sehingga urusan rumah terbengkalai.

Seona pada akhirnya harus rela kehilangan hak asuh anaknya ketika suaminya mengajak bercerai. Jahat banget sih. Sudah tahu istrinya sedang sakit, malah diceraikan. Kebayang ngga sih gimana perasaan Seona saat itu.

Seona berusaha bunuh diri pulau Jeju, pulau yang pernah ditinggalinya semasa kecil, menghabiskan waktu bersama cinta pertamanya, Dong Seok. Bertemu Dong Seok ternyata memberikan banyak pelajaran berharga baginya.

Sayang banget sampai running di episode 14 ini, cinta Dong Seok belum juga diterima oleh Seona. Semoga di akhir episode nanti mereka bisa bersatu ya.

Persahabatan dan Loyalitas

Kisah lain yang juga membuat saya menangis adalah persahabatan antara Eun Hui dan Mi Ran.

Mi Ran yang kaya raya, pintar dan cantik selalu menjadi pusat perhatian teman-temannya sejak masa-masa sekolah. Adapun Eun Hui, seperti dayang yang selalu ada di samping Mi Ran. Banyak dari teman-teman mereka menyebut Eun Hui sebagai dayangnya sang Putri, Mi Ran.

pelajaran dari drama our blues

Awalnya Eun Hui tak keberatan diberi julukan sebagai dayang, toh Mi Ran juga banyak membantu Eun Hui selama di sekolah. Puluhan tahun persahabatan mereka terjalin. Mi Ran selalu menjadi Mi Ran sang primadona lelaki. Eun Hui, si penjual ikan yang bau dan akan tetap menjadi dayangnya Mi Ran.

Kembalinya Mi Ran ke Jeju sebenarnya karena Mi Ran sedang sedih karena anaknya sendiri bahkan malu pada Mi Ran. Malunya kenapa? Teman-teman nonton sendiri juga ya hehe. Intinya Mi Ran ini seolah selalu ketiban sial soal lelaki, sehingga ia harus bergonta ganti pasangan hingga tiga kali cerai.

Meskipun seluruh dunia menggunjingnya, Eun Hui selalu ada untuk Mi Ran, selalu memberikan bahunya untuk Mi Ran. Namun bukan persahabatan namanya kalau tidak pernah merasa tersakiti karena perkataan.

Suatu ketika Mi Ran berpura-pura akan bunuh diri karena perceraiannya yang kedua. Eun Hui yang khawatir langsung meninggalkan Jeju menuju Seoul untuk Mi Ran. Siapa sangka Mi Ran hanya sedang bertaruh dengan teman-temannya dan mengatakan bahwa hanya Eun Hui sahabatnya yang loyal, sahabatnya yang "mudah", dimana ia akan datang ketika diminta dan hanya akan pergi ketika disuruh.

Eun Hui sakit hati dengan perlakuan Mi Ran. Ia mengubur luka itu di dalam hatinya, hingga ketika Mi Ran datang setahun kemudian ke Jeju untuk mengusir kesedihan karena anaknya, Eun Hui merasa ada yang salah dengan perasannya pada Mi Ran.

Eun Hui merasa memang ia hanya menjadi pesuruh Mi Ran, sehingga ia pun "berpura-pura" baik di depan Mi Ran, meski dongkol juga dengan perilaku Mi Ran selama di Jeju. 

Mi Ran yang tak sengaja membaca buku harian Eun Hui akhirnya tahu bahwa Eun Hui ternyata memandangnya sebagai teman yang egois dan bermuka dua. Tanpa tahu salahnya, Mi Ran yang memang punya watak "masa bodo" sudah berusaha menanyakan pada Eun Hui, apakah ia pernah berbuat salah pada Eun Hui, apakah ia pernah menyakiti hatinya. Lalu dijawab Eun Hui tidak pernah.

Dari sini saja, Eun Hui sudah tidak jujur dengan persahabatan mereka. Meski Mi Ran pernah menyakitinya, pernah mengecewakannya, Eun Hui tidak semestinya memendam semua itu sih. Ditanya salah apa dia ngga jawab, kan jadi ngga enak juga kita-nya hehe..

Bagaimanapun dalam hubungan persahabatan, kita pasti pernah jadi Eun Hui maupun Mi Ran. Kita pernah disakiti atau bahkan menyakiti. Jadi, kalau ingin hubungan persahabatan tetap baik, komunikasi adalah kuncinya.

Sebagaimana yang dikatakan Mi Ran,

“Friends can hurt each other, too.” – Miran 

Peran untuk Anak Istimewa, Drama Our Blues Menakjubkan!

Drama Our Blues memang istimewa. Tidak hanya menampilkan slice of life, tapi juga memberikan banyak pelajaran bagi saya. Kadang tuh saya suka ngga merasa telah memberikan gesture yang buruk, perlakuan yang tidak menyenangkan untuk orang lain, dan banyak hal lainnya.

Tapi karena nonton drama ini saya jadi berpikir ulang, bagaimana kalau saya di posisi itu? Seperti yang telah diceritakan, Young Ok yang saya pikir adalah wanita nakal, ternyata bukan. Saya pun tak berpikir bahwa ternyata Young Ok begitu mencintai saudara kembarnya, meskipun manusiawi ketika ia merasa lelah dan "enggan".

Memang kenapa dengan saudara kembarnya?

anak spesial drama our blues

Jadi Young Ok ini punya saudara kembar bernama Young Hee yang mengidap Down Syndrome. Sebagaimana masyarakat Indonesia, di Korea Selatan pun masih banyak yang belum bisa ramah pada mereka, orang dengan disabilitas. Namun, masih banyak pula orang yang peduli, ramah, dan mau untuk bermain bersama mereka.

Dalam drama Our Blues ini Young Hee digambarkan sebagai seorang pelukis sekaligus penulis. Siapa sangka ternyata Young Hee yang diperankan oleh Jung Eun Hye ini pelukis beneran lho! Anak istimewa dengan bakat istimewa juga.

Masih ada beberapa episode lagi sebelum drama Korea Our Blues berakhir, kira-kir ada kejutan cerita apa lagi yang akan ditampilkan besok? 

Bagikan di kolom komentar yuk pendapatmu setelah nonton Our Blues!





Post a Comment

Previous Post Next Post