Sejak pandemi Covid-19 melanda negeri ini, kebersamaan dengan keluarga menjadi sangat intens. Anak-anak belajar daring di rumah dengan tugas yang tak sedikit. Orang tua mau tak mau ikut disibukkan dengan pekerjaan sekolah. Tak jarang tangan sampai kesemutan membantu anak-anak belajar daring. Asal dijalani dengan cinta, semua terasa nyaman-nyaman saja.

Para ayah pun terkena aturan work from home sehingga keseharian lebih banyak berada di rumah. Meski pandemi mulai berangsur pergi, rasanya kebersamaan itu masih membekas dengan baik dalam ingatan bersama. Anak sudah mulai masuk sekolah seperti sebelum pandemi dan para ayah kembali ke kantor. Kebersamaan di rumah selalu menjadi hal yang didamba.

tips melawan neuropati

Saat Kesemutan Mengganggu Aktivitas Sehari-hari

Ketika semua sudah kembali seperti sedia kala, maka hari libur adalah waktu yang tepat untuk memupuk kebersamaan. Hari Minggu menjadi sangat berarti ketika anak-anak tak masuk sekolah dan ayah tak berangkat ke kantor. Banyak ide mengisi waktu di tanggal merah yang bisa dikerjakan bersama-sama.

Mungkin bisa dimulai dengan berolah raga pagi sekeluarga. Jalan kaki atau lari pagi keliling kompleks. Jelas bermanfaat menyehatkan dan menjaga tubuh tetap prima, juga mempererat hubungan kekeluargaan. Sekalian keluar untuk belanja kebutuhan dapur persiapan masak setelah olahraga.

Ide mengisi hari libur bisa dilanjutkan dengan memasak bersama. Bisa dengan mencoba membuat makanan atau minuman kekinian yang viral, atau menjajal resep masakan dari internet. Seru sekali jika dilakukan bersama-sama. Menyenangkan bisa menikmati hasil olahan sendiri.

Lanjut dengan ide-ide lain, seperti berkebun bersama, menonton film, bermain game bersama, atau yang juga bermanfaat adalah mendekorasi kamar dan bersih-bersih rumah. Semua yang dilakukan bersama keluarga akan sangat bermakna. Akan sangat terasa berkesan.

Ide-ide mengisi waktu di hari libur itu bisa tidak berakhir menyenangkan jika terganggu dengan munculnya rasa kesemutan dari aktivitas yang ada. Kesemutan atau kebas bisa saja merupakan salah satu gejala dari neuropati, yakni gejala gangguan saraf tepi yang ada di tubuh.

Tips Ngerti, Tips Melawan Neuropati

Jaringan saraf mempunyai fungsi yang sangat penting bagi tubuh kita, sehingga menjaganya tetap sehat merupakan suatu keharusan, agar terhindar dari risiko neuropati. Gejala neuropati yang muncul biasanya berupa kebas, kesemutan hingga nyeri dan kram. Jika durasi dari gejala itu berlebihan, sebaiknya segera konsultasi ke dokter.

Banyak orang yang beranggapan bahwa penyakit yang berkaitan dengan jaringan saraf hanya akan terjadi pada orang yang sudah berusia lanjut, tapi kenyataannya penyakit ini bisa menyerang orang-orang yang masih berusia muda. Jadi menjaga saraf tetap sehat berlaku untuk semua anggota keluarga.

Untuk itu, kita bisa jadi pahlawan dalam keluarga dengan menjadi NeuroHero di rumah. Seorang NeuroHero wajib mengetahui tips Ngerti alias tips Ngelawan Neuropati. Tips ini dimulai dengan menerapkan pola hidup sehat misalnya dengan olahraga secara teratur setidaknya 30 menit hingga satu jam sebanyak tiga kali seminggu.

Pola hidup sehat bisa dilakukan dengan mengonsumsi makanan yang kaya omega-3, vitamin B1, B6 dan B12, seperti daging, ikan, kacang-kacangan dan susu. Kemudian menghindari rokok dan minuman beralkohol, serta melakukan tindak pencegahan penyakit pemicu neuropati.

Jadi, semua orang bisa menjadi NeuroHero di rumah, asal memahami pentingnya menjaga saraf tetap sehat. Jangan lupa pula untuk mencukupi kebutuhan air putih, minimal minum sekitar 8 gelas setiap harinya. Pupuk kesadaran anggota keluarga untuk menghindari risiko neuropati, agar kebersamaan tak terganggu olehnya.




Post a Comment

Previous Post Next Post