Siapa nih yang belum menonton Drama Korea yang ditayangkan di Netflix dengan judul Move to Heaven? Saya pun baru menyelesaikan drama Move to Heaven di bulan Mei ini. Drama yang tidak biasa menurut saya. Tidak ada adegan menye-menye dan sejenisnya. Sebaliknya, Move to Heaven akan membuat kita merenung lebih lama tentang kehidupan.


Asli deh, kalau sedang stres drama ini tidak dianjurkan untuk ditonton. Jadi, nontonnya ketika benar-benar sudah relax saja.


Beberapa waktu lalu saya tengah bosan dengan pekerjaan, inginnya nonton yang indah-indah, lucu, dan menghibur. Oleh karena itu setelah menonton episode satu Move to Heaven, saya pending dulu. Karena baru episode satu saja air mata saya sudah menetes.

move to heaven
source : mydramalist

Drama Move to Heaven


Drama Move to Heaven, adalah seri televisi Korea Selatan tahun 2021 yang disutradarai oleh Kim Seong-ho dan ditulis oleh Yoon Ji-ryeon. Seri ini merupakan seri orisinal Netflix yang menampilkan Lee Je-hoon, Tang Jun-sang, Ji Jin-hee, Lee Jae-wook, dan Hong Seung-hee.


Seri ini sudah dirilis melalui Netflix pada 14 Mei 2021 lalu. Mengangkat sebuah cerita dari pekerjaan yang tidak biasa. Bahkan terkesan aneh dan mungkin menjijikkan. Bergelut dengan TKP (Tempat Kejadian Perkara) yang tentu saja kematian orang-orangnya tidak normal. Bisa jadi dibunuh, bunuh diri, atau mati dalam kesendirian. Pilu banget deh.


Dilansir dari Popmama, drama ini ternyata diangkat dari sudut pandang pekerja penghapus trauma orang meninggal. Penulis drama ini menyebut jika kisah dramanya diambil dari buku berjudul Things Left Behind yang ditulis oleh Kim Sae-Byul.


Yoon Ji-Ryeon, penulis skenario drama ini mengungkapkan dalam sebuah wawancara kalau ia terharu dan sedih ketika menggarap proyek ini. Sebab Yoon Ji-Ryeon mencoba membayangkan kehidupan orang yang telah meninggal, serta bagaimana kehidupannya jika mereka masih hidup.


Bagaimana perasaan orang yang ditinggalkan, serta apa pesan-pesan terakhir mereka untuk yang masih hidup.


Salah satu hal yang membuat Move to Heaven unik dan berbeda dengan jasa pembersih TKP lainnya adalah mereka tidak hanya membersihkan tempat kejadian perkara. Namun, Move to Heaven juga mengumpulkan kepingan kenangan mendiang yang berusaha untuk disampaikan pada yang ditinggalkan, namun tak bisa.


Seringkali orang meninggal memiliki pesan terakhir, bayangan terakhir yang ada di kepalanya sebelum Tuhan mengakhiri hidupnya. Inilah yang menjadikan Move to Heaven berbeda. Dalam berbagai kasus dalam drama, Move to Heaven menguak fakta yang sebenarnya dibalik kematian seseorang. Hal-hal yang jarang dipikirkan oleh orang biasa, berkat bantuan Geu-Ru yang jenius, bisa jadi mendiang pergi ke surga dalam keadaan tenang karena pesannya sudah tersampaikan.


move to heaven
source : medcom.id

Mengangkat Isu yang Tak Biasa


Dalam drama diceritakan sosok Ayah dari Geu-Ru adalah orang yang berprofesi sebagai penghapus trauma orang meninggal. Rupanya sosok seperti Ayah Geu-Ru, Geu-Ru sendiri dan Sang-Gu yang menjalankan pekerjaan penghapus trauma di dalam drama benar-benar ada lho. 


Dilansir dari Popmama, sosok itu adalah Kim Sae-Byul, orang pertama yang menjalani profesi penghapus trauma orang meninggal di Korea Selatan. Sosoknya menjadi inspirasi dalam drama Move to Heaven ini.


Kim Sae-Byul mendirikan perusahaan bernama Bio Hazard yang menawarkan jasa bersih-bersih rumah setelah dibunuh, bunuh diri, ataupun kematian tanpa pengawasan. Baik baru beberapa hari, minggu hingga beberapa bulan sejak jasad ditemukan. Bisa dibayangkan ya bagaimana beratnya pekerjaan ini?


Pada tiap episodenya, Move to Heaven selalu mengangkat isu-isu sosial yang terjadi di sekitar kita. Seperti meninggal karena dibunuh oleh pacar sendiri (dan ini sering terjadi juga di Korea, tidak hanya di Indonesia), meninggal karena bunuh diri, meninggal karena benar-benar hidup sendiri dan tidak ada yang merawat, dan hal yang semisal.


Move to Heaven memiliki berapa episode? Teman curhat tidak perlu khawatir, hingga episode sepuluh, dimana episode tersebut adalah akhir dari drama Move to Heaven memberikan banyak pelajaran pada penontonnya.


Tentang kemanusiaan, perasaan untuk berserah diri pada Tuhan, keluarga, kepercayaan, hingga arti sebuah kesetiaan. Drama yang komplit dan sungguh memberikan banyak hal.


Tak perlu khawatir dengan rasa ketergantungan ingin menonton, karena untuk saat ini Move to Heaven hanya 10 episode saja. Durasi per episodenya pun tak terlalu lama, tidak sampai satu jam. Bagi teman curhat yang ingin ikut merasakan bagaimana menjadi pekerja pembersih TKP, boleh lho menonton drama ini di sela-sela kesibukan.


Move to Heaven Mengenalkan Syndrom Asperger


Mulanya saya mengira sosok Geu-Ru menderita spektrum autisme. Namun karena Geu-Ru dididik dan diarahkan dengan benar oleh ayahnya, ia masih bisa mengontrol spektrum itu. Namun setelah melihat episode demi episode, Geu-Ru ternyata menderita syndrom Asperger. Dimana syndrom tersebut masih termasuk ke dalam bagian spektrum autisme.


Menurut Halodoc, Syndrom Asperger adalah gangguan neurologis atau saraf yang tergolong ke dalam gangguan spektrum autisme. Gangguan spektrum autisme (autism spectrum disorder) atau yang lebih dikenal dengan penyakit autisme merupakan gangguan pada sistem saraf yang memengaruhi kemampuan seseorang dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain.


sindrom asperger
tokoh Geu-ru yang menderita sindrom Asperger (source : pesona.id)

Gejala Sindrom Asperger tidak terlalu berat dibandingkan dengan jenis penyakit autisme lainnya. Di balik kecerdasan yang dimiliki pengidap sindrom ini, ada beberapa tanda atau gejala yang khas, yaitu:


  • Sulit berinteraksi. Pengidap sindrom Asperger mengalami kecanggungan dalam melakukan interaksi sosial, baik dengan keluarga maupun orang lain. Jangankan berkomunikasi, bahkan untuk melakukan kontak mata saja agak sulit.

  • Tidak ekspresif. Pengidap sindrom Asperger jarang menampilkan ekspresi wajah atau gerakan tubuh yang berkaitan dengan ungkapan Ketika bahagia, pengidap sindrom Asperger akan susah untuk tersenyum atau tidak bisa tertawa meskipun menerima suatu candaan yang lucu. Pengidap juga akan berbicara dengan nada yang datar-datar saja, tidak ubahnya seperti robot yang berbicara.

  • Kurang peka. Saat berinteraksi dengan orang lain, pengidap sindrom Asperger hanya berfokus menceritakan diri sendiri serta tidak punya ketertarikan dengan apa yang dimiliki oleh lawan bicara. Pengidap sindrom Asperger bisa menghabiskan waktu berjam-jam membahas hobi yang disenanginya, misalnya membicarakan tentang klub, pemain, dan pertandingan sepak bola yang disukainya kepada lawan bicara.

  • Obsesif, repetitif, dan kurang menyukai perubahan. Rutin melakukan hal yang sama secara berulang-ulang (repetitif) dan tidak menerima perubahan pada sekitarnya adalah ciri khas pengidap sindrom Asperger. Salah satu tanda yang paling terlihat adalah suka mengonsumsi jenis makanan yang sama selama beberapa waktu atau lebih suka berdiam diri di dalam kelas ketika jam istirahat berlangsung.

  • Gangguan motorik. Anak yang mengidap sindrom Asperger mengalami keterlambatan dalam perkembangan motoriknya, jika dibandingkan dengan anak seusianya. Oleh karena itu, mereka sering tampak kesulitan saat melakukan kegiatan-kegiatan biasa, seperti menangkap bola, mengendarai sepeda, atau memanjat pohon.

  • Gangguan fisik atau koordinasi. Kondisi fisik pengidap sindrom Asperger tergolong lemah. Salah satu tandanya adalah gaya berjalan pengidap cenderung kaku dan mudah goyah.

Mengenalkan Profesi Unik dan Mulia pada Masyarakat


Sejujurnya, saya sendiri baru tahu ada profesi pembersih TKP dari drama Move to Heaven ini. Hal tersebut mungkin karena karir sebagai pembersih TKP belum kita temui di Indonesia. Selama ini di Indonesia, pembersih TKP mungkin dari ranah penegak hukum.


Namun ternyata beberapa negara bagian seperti California, New York, Florida dan Korea Selatan sudah mengenal profesi ini lho. Karena mereka membutuhkan orang-orang yang bersedia menjadi pembersih TKP.


move to heaven
source : kompas.id

Bagaimana cara kerjanya, teman curhat bisa melihatnya dengan lebih detail melalui drama Move to Heaven ini. Ketika sebuah kejahatan telah terjadi, biasanya polisi, paramedis, penyelidik TKP, dan mungkin keluarga akan berkumpul di lokasi kejadian.


Mereka akan memeriksa korban, mengumpulkan bukti, merekam tempat kejadian dan akhirnya pergi mengeluarkan tubuh korban dari lokasi dan memakamkannya dengan layak. Nah, setelah semua pekerja profesional tersebut telah pergi, selanjutnya adalah giliran pembersih TKP untuk beraksi.


Mereka akan menghapus, membersihkan, dan mensterilkan lokasi dan semua bukti kematian. Mau itu darah korban, cairan tubuh, dan berbagai macam residu dari kematian. 


Dulunya, di negara-negara yang sudah mengenal profesi ini, menghapus bekas kematian tentu saja adalah tanggung jawab keluarga korban. Termasuk juga di Indonesia, masih menjadi tanggung jawab keluarga yang ditinggalkan. Namun bagaimana jika mendiang tidak memiliki keluarga satupun?


Bagaimana jika keluarga korban masih dalam kondisi berduka, trauma, atau shock? Beban tersebut tentu sangat berat, bahkan bisa menimbulkan masalah baru karena ketidakmampuan mereka menangani bekas kematian orang yang mereka kasihi.


Lalu pada akhir 90-an, dilansir dari Popmama, industri baru melahirkan pekerjaan sebagai pembersih TKP ini. Pekerjaan yang sebenarnya juga menuntut profesionalisme. Karena pekerja harus dibekali dengan pengetahuan pembersihan dan sterilisasi yang benar.


Tugas mereka menurut saya sangat berat. Mulai dari memastikan untuk membersihkan secara menyeluruh dan membasmi jejak potensi infeksi, puing-puing dari bekas kejadian yang berbahaya, atau bagian tubuh korban sekecil apapun dengan cara yang efisien. Belum lagi kengerian yang akan mereka hadapi saat harus melakukan pekerjaannya.


Oleh karena itu saya menyebut profesi ini adalah profesi mulia seperti halnya orang-orang yang dengan sukarela mengulurkan tangannya untuk membantu keluarga mendiang memandikan, mengkafani dan memakamkan jenazah. 


Nonton Move to Heaven saya menjadi banyak mengingat kematian. 

Open ending dalam drama Move to Heaven ini memungkinkan juga akan berlanjut pada Move to Heaven season 2. Kita tunggu saja ya! 
Semoga bermanfaat :)

1 Comments

  1. aku nonton drama ini ditiap episode pasti nangis T_____T sedih tapi banyak pelajaran yang bisa diambil

    ReplyDelete

Post a Comment

Previous Post Next Post