Sebelum kita membahas bagaimana cara membuat Shibori, bagi yang belum tahu apa itu Shibori dan apa perbedaannya dengan tie dye, kita bahas secara singkat dulu yuk!

Nah, bagi teman-teman yang sudah melek tentang dunia fashion, tentu Shibori ini sudah tidak asing lagi yaa. Namun, saya sendiri baru tahu lho apa itu Shibori dan bagaimana cara membuat Shibori ketika mengikuti pelatihan membuat Shibori bersama Hamparan Rintik beberapa waktu yang lalu.

Apa Itu Shibori?

Jadi Shibori sendiri berasal dari bahasa Jepang, yakni sebuah teknik pewarnaan kain yang memanfaatkan ikatan dan celupan untuk menentukan motif pada kain. Teknik Shibori ini teknik yang cukup populer di Jepang lho! Siapa sangka teknik Shibori ini sudah digunakan sejak zaman kekaisaran Jepang beberapa ratus tahun yang lalu.

cara membuat shibori
Mba Rella dengan hasil Shibori-nya (kanan) - (kiri) @hamparanrintik, pict by Rella


Motif yang dihasilkan dari teknik ini seringkali disamakan dengan tie-dye memang. Namun keduanya sebenarnya berbeda. Yang menjadi persamaan diantara keduanya adalah pada teknik pencelupannya saja. Nanti kita bahas ya bagaimana teknik yang digunakan untuk Shibori ini.

Teknik yang Digunakan Untuk Menghasilkan Shibori

Siang itu, kami bersama Hamparan Rintik diberikan kesempatan untuk membuat sprei dengan motif Shibori. Kami diajarkan beberapa teknik yaitu melipat, melilit, dan mengikat serta menjahit untuk menghasilkan Shibori yang anggun dan sedap dipandang.

Selain teknik-teknik tersebut di atas, kita juga perlu memahami tentang bagian "yang dilindungi", yang artinya bagaimana membuat suatu bagian kain agar tidak terkenda resapan warna dengan cara menggunakan teknik-teknik yang sudah disebutkan sebelumnya. 

Cara Membuat Shibori Ecoprint ala Hamparan Rintik

Kali ini cara membuat Shibori ala hamparan rintik dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut :

  1. Kain dimordant dulu. (Dikuatkan dgn ditambah mineral. Besi sulfat/tunjung, cuka, tawas/alum, soda ash, soda kue). Guna mordant agar memudahkan tanin pada daun menempel di serat kain.
  2. Kain dikeringkan
  3. Kain dibilas tunjung sebelum di-shibori.
  4. Kain dishibori, diikat-ikat sesuai pola yang diinginkan. Pakai karet, stik eskrim, jepitan. Teknik shibori yg dipakai kanoko n itajime. 
  5. Setelah dilipat dan diikat sesuai keinginan lalu dicelup cairan indigofera. Indigo adalah pewarna alam berbentuk pasta yg dibuat dr daun indigo. Jenis yg dipakai adalah indigofera tinctoria. Cairan pasta indigo dicampur dengan reaktornya yaitu hidrosulfit. Dicelup kering celup kering sampai 6-8kali. 
  6. Lalu dijemur sebentar sampai tidak telalu basah. Lalu diecoprint. 
  7. Tahap ecoprint dimulai dengan manata daun pada kain. Tipsnya dimirror natanya, ditata di separuh bagian lalu dilipat dua. Daun yang kemarin dipakai daun jarak hijau warnanya jadi hijau, daun jarak merah jadi warna ungu tua, daun genitri jadi hitam, daun lanang jadi kuning.
  8. Setelah ditata dan dilipat dua, kain digulung dengan plastik. Lalu diikat dengan tali sekuat mungkin. Fungsinya agar daun benar-benar menempel pada kain dan supaya tidak ada udara dalam ikatan kain.
  9. Dikukus selama 2 jam. Lalu dibuka ikatannya. Dijemur sampai kering. 
  10. Lalu dibilas cuka untuk menghentikan perubahan warna dan menetralkan tingkat keasaman kain. Karena ketika dikukus kondisi kain cukup basa. 
  11. Dijemur selama satu minggu tanpa sinar matahari lalu dibilas air tunjung dan dijemur hingga kering baru bisa dicuci detergen tanpa pemutih.

Jika hasil warnanya tetap sama, yes Shibori Ecoprint-mu sudah berhasil dan bisa disebut berhasil.

teknik membuat shibori

Lalu bagaimana cara membuat "Mordant"? Berikut adalah rumus Mordant yang diracik oleh Hamparan Rintik dan berhasil lho!

Rumus Mordant yakni :

  • Air 1500ml 
  • Cuka 5 sdm 
  • Baking soda 50gr 
  • Tawas 150gr 
  • Tunjung 15gr 
  • Soda as 50gr

Gimana? Mudah kan? Meskipun awalnya saya merasa bahwa teknik Shibori ini cukup ribet dan butuh kesabaran serta ketelitian, namun ketika melihat hasilnya rasanya sangat lega dan ikut bahagia. Yes, karena hasil memang sepadan dengan usaha yang telah dilakukan.

Membuat Shibori Bersama Anak, Banyak Manfaatnya lho!

Teknik Shibori ini ternyata juga bisa lho kita ajarkan pada anak-anak. Sepertinya akan sangat menarik untuk mengisi waktu luang mereka ketika akhir pekan.

cara membuat shibori

Seperti yang dijelaskan dalam sebuah jurnal di core.ac.uk, ternyata seni ketika membuat Shibori ini juga berfungsi sebagai terapi psikologis pasca bencana. Orang-orang dikumpulkan dan diberi aktivitas untuk membuat pakaian, asesoris baju, dan yang lainnya dengan menggunakan teknik Shibori ini.

Karena butuh waktu yang lama dan berhubungan dengan warna serta ketelitian dan juga kesabaran, hasilnya memang sangat memuaskan jika Shibori dilakukan dengan baik. Hal ini ternyata juga mendorong mereka yang terdampak secara psikologis, entah itu karena bencana maupun karena gangguan psikologis lainnya, warna-warna, ketenangan saat membuat Shibori, dan teknik-tekniknya akan membuat si pembuat merasa lebih tenang. Apalagi hasilnya bisa dijual kembali.

Kegiatan seni shibori tidak sulit untuk dilakukan karena lebih membutuhkan kreativitas, kesabaran, ketelitian, kemauan, ketekunan, dan kebebasan.

Seni shibori dalam pengerjaannya memberikan efek positif karena bersifat menenangkan, menyenangkan, memberi rasa nyaman, dan melatih fokus pada anak. Selain memberikan manfaat secara psikologis, seni shibori juga melatih kemampuan motorik anak. Dengan demikian kegiatan seni shibori bagi anak juga merupakan kegiatan pengisi waktu luang yang produktif lho.

Kapan-kapan mau ajak anak saya juga aahh untuk membuat Shibori. Terimakasih Hamparan Rintik, sudah memberikan edukasi dan juga teknik-teknik yang pasti mahal harganya dibanding apa yang kita dapatkan selama pembuatan kemarin.

Teman-teman juga bisa lho ikut kursus singkat atau pelatihan membuat baju, sprei, atau kain dengan menggunakan teknik Shibori Ecoprint bersama Hamparan Rintik. Langsung saja klik profil instagram Hamparan Rintik di sini yaa!

Bagaimana dengan teman curhat? Pernah membuat sesuatu dengan teknik Shibori? Ceritakan pengalamanmu di kolom komentar yuk! 








Post a Comment

أحدث أقدم